Mengapa ponsel android boros baterai ?
Ponsel android merupakan salah satu OS handphone yang paling boros penggunaan baterainya. Itu karena di android begitu banyak background proccess alias aplikasi yang berjalan dibelakang layar sehingga akan banyak menguras suplay baterai itu sendiri.
- Salah satu keunggulan handphone Android adalah selalu “online”. Anda akan mendapatkan notifikasi pesan, data atau informasi baru dari setiap aplikasi yang terinstall di tablet/ hp Android secara instan. Artinya ponsel Android selalu terkoneksi dan melakukan sinkronisasi ke jaringan internet atau server dari masing-masing aplikasi. Hal inilah yang paling membuat ponsel Android boros baterai.
- Kondisi sinyal jaringan telepon yang tidak menentu di Indonesia semakin memperparah daya tahan baterai Android. Kalau sinyal lemah, handphone akan membutuhkan daya ekstra untuk mempertahankan sinyal tersebut. Selain itu sinyal yang buruk akan membuat koneksi data menjadi lambat sehingga dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengakses internet, dan melakukan sinkronisasi
- Spesifikasi yang diusung oleh handphone Android di kisaran harga yang sama, pada umumnya lebih tinggi dibanding handphone yang tidak menggunakan sistem operasi maupun dengan handphone yang menggunakan sistem operasi lainnya. Dengan demikian, wajar kalau baterai bekerja ekstra untuk “menghidupi” hardware Android yang tergolong canggih, misalnya untuk menjalankan processor berkecepatan tinggi atau memberi tenaga untuk menyalakan layar sentuh yang lebar, dll.
- Aplikasi yang terinstall pada handphone Android juga dapat menyebabkan baterai menjadi boros, misalnya aplikasi-aplikasi yang dikembangkan kurang baik (bad code). Oleh karena itu, jika Anda menginstall sebuah aplikasi dan aplikasi tersebut sering hang dan memunculkan notifikasi force close, sebaiknya segera uninstall aplikasi tersebut.
- Aplikasi yang berjalan di background namun masih banyak menggunakan CPU (processor) juga pasti akan membuat baterai boros. Untuk mengetahui aplikasi yang berjalan di background namun menghabiskan baterai dapat menggunakan aplikasi bernama “Watchdog Task Manager”
- Selain itu aplikasi-aplikasi, yang menampilkan animasi, misalnya launcher (theme) atau live wallpaper juga akan membuat baterai menjadi sedikit lebih boros karena CPU dibuat bekerja untuk menampilkan animasi tersebut.
- Terlalu sering menggunakan Task Killer. Tahukah Anda bahwa terlalu sering menggunakan task killer juga bisa menyebabkan baterai boros.
- Perilaku pengguna handphone Android juga merupakan salah satu faktor penyumbang terbesar borosnya baterai Android. sebab dengan hadirnya fitur canggih yang tertanam pada ponsel tersebut maka pengguna akan cenderung menggunakannya secara terus menerus tanpa sadar bahwa aktifitas ini akan menguras baterai android Anda.
Lalu apa yang harus kita lakukan agar baterai ponsel android kita tidak boros ?
Nah agar baterai android tidak boros maka kita harus melakukan penghematan yang sedemikian rupa sehingga tidak akan sering malakukan charge baterai setiap saat.
Untuk menghemat baterai ponsel android maka kita perlu melakuan langkah-langkah berikut :
Usahakan saat men-charge batrei benar-benar dalam kondisi low(tapi tidak sampai habis, karena kalau sampai habis bisa menyebabkan battery drop) dan saat melakukuan charging usahakan sampai batrei benar-benar penuh baru di cabut. Ini adalah hal paling dasar dan berlaku pada semua jenis handphone.
Gunakan aplikasi task manager baik bawaan andorid maupun aplikasi third party seperti systempanel yang dapat di download di android market. Task manager berguna untuk mematikan aplikasi yang tidak dibutuhkan oleh system. Seperti game, browser, atau aplikasi lainnya yang tidak sedang Anda gunakan.
Walaupun aplikasi ini biasanya bawaan handphone android, namun terkadang ada yang tidak menyertakannya. Penting untuk mendownload aplikasi ini untuk mengontrol (on/off) paket data, Wifi, GPS, Blutooth, tathering dengan sangat mudah, karena aplikasi ini memiliki widget khusus yang dapat diletakan di desktop android kesayangan Anda.
- Matikan GPS, WIFI dan Bluetooth kalau tidak diperlukan.
- Matikan profil getar dan kecilkan suara dering.
Getar dan besarnya volume dering jelas memerlukan energi yang cukup besar.
Tapi bagaimana kalau kita membutuhkan getar pada saat-saat tertentu??
Pada saat kerja dilapangan misalnya. tapi pada saat sedang dirumah tentu
kita tidak memerlukan getar atau suara yang keras. Solusinya otomatiskan saja dengan menginstal Auto Switch Profile.
- Matikan Koneksi data internet jika tidak diperlukan.
Dengan cara menginstall APNDroid, atau Juice Defender (free di Play market)
tapi saya pribadi lebih menyarankan install Green Power Premium
bagi yang benar-benar ingin menghemat batrenya! Aplikasinya ringan tapi lengkap dengan aplikasi ini kita dapat mengatur berapa menit/jam sekali koneksi data terbuka dan berapa lama koneksi terbuka, aplikasi ini mempunyai mode malam, sehingga pada malam yang telah kita atur waktunya aplikasi ini akan menon aktifkan semua layanan koneksi data (Perhatian! Aplikasi ini menyebabkan kita tidak selalu tergubung internet
sehingga layanan Push email/Push messegging, MMS akan berjalan tidak normal).
Atur kecerahan layar Anda seperlunya, jangan terlalu cerah selama Anda masih dapat melihatnya, bakan disarankan serendah mungkin untuk daya taha batrei jauh lebih lama. (dengan menginstall toggle switch, pengauran juga dengan sangat mudah dilakukan di desktop).
- Stabilitas Jaringan Provider
Jika handphone Anda mendukung 2G dan 3G, cukup setting dengan option ‘2G Networks Only’. Hal ini dikarenakan kualitas jaringan 3G di Indonesia masih belum stabil, sehingga perubahan otomatis antara 2G ke 3G maupun sebaliknya akan cukup meguras daya batrei Anda. Jika sekedar telepon, sms, maupun browsing, 2G sudah cukup. Taruh Handphone di tempat dimana sinyal dapat diterima dengan baik, jika kekuatan sinyal sangat rendah lebih baik posisikan pada flight mode.
Hapus program-program yang tidak begitu penting untuk android Anda. Aplikasi AtrackDog dapat memudahkan Anda untuk memberi tahu aplikasi-aplikasi yang tidak berguna dan meminta konfirmasi Anda untuk menghapusnya.
Setting manual untuk mematikan koneksi sinkronisasi pada Android gadget
Masuk ke menu Settings > Accounts & Sync > Uncheck Background data. Hal ini sangat dianjurkan dalam menghemat baterai dengan menggagalkan sambungan langsung data yang secara otomatis tersinkronisasi dalam Google Service. Non Aktifkan Auto sync pada aplikasi atau jauhkan interval waktu dalam sync. mungkin yang biasanya pake interval 15 menit di setting ulang
menjadi 1jam atau bahkan lebih lama lagi.
Settinglah screen timeout Anda secara normal. Jangan terlalu cepat atau pun terlalu lama. Normalnya adala sekitar 30 detik – 1 menit.
Minimalisir penggunaan live wallpaper yang telah terkenal menguras daya baterai. Gunakan Standard wallpaper gambar, bahkana ada yang mengusulkan untuk menggunakan walpaper berupa pattern dengan warna gelap ataupun keabu-abuan, atau pilih wallpaper warna gelap/hitam warna hitam akan memerlukan arus energi yg lebih kecil dari pada warna-warna terang.
Tampilan yang beranimasi (bergerak) memang terlihat indah, namun hal tersebut akan membuat CPU bekerja ekstra yang pada akhirnya membuat baterai menjadi boros. Untuk menghemat baterai Android, sebaiknya Anda mematikan semua fitur animasi, misalnya fitur live wallpaper.
- Kecanggihan fitur Android
Nah setelah mendapatkan refrensi dari sebuah sumber terpercaya, bahwa kita harus megubah pola pandang kita yang windows minded maupun nokia minded tentang tips nomer 2 di atas, ternyata andorid sudah dirancang lebih canggih daripada yang kita bayangkan. Untuk menghemat batrerai android secara lengkap baik menggunakan apklikasi maupun tanpa bantuan aplikasi.
- Gunakan sedikit mungkin Launcher
Semakin banyak launcher akan membebani prosesor dan ram.
- Pakailah widget seminim mungkin (pilih yg dianggap paling penting)
semakin banyak widget akan semakin banyak aplikasi yg berjalan di background, sehingga akan banyak menghabiskan ram yg ujung-ujungnya akan ke daya batrei juga.
- Usahakan gunakan Aplikasi-aplikasi yang mempunyai background warna hitam.
Contoh:
chat => trillian
browsing => UC browser (night mode)
Facebook => Tweetdeck
sms => hancentsms (dengan theme hitam)
explorer => astro/ root explorer
dll..
- Lebih selektif dalam menginstall aplikasi yang sekiranya akan berjalan
di background.
Sangat Tidak Disarankan!!
- Selalu Mematikan Aplikasi yang berjalan di background dengan task killer atau Andvance task Killer atau yang sejenisnya.
Alasan: System pada android adalah system yang cerdas, dia tau saat dimana
dia membutuhkan ram atau tidak, jika dia membutuhkan ram maka
scara otomatis dia akan menutup aplikasi yang memang sudah tidak
diperlukan lagi.
Menutup Aplikasi dengan paksa (task killer) hanya akan membebani
CPU dan ram ketika aplikasi itu kembali dinyalakan. ini malah
akan membuat batre cepat habis.
Itulah yang mendasari mengapa tidak ada exit/close pada aplikasi
android kebanyakan.
Masih Diperdebatkan!!
- CPU Throttling atau menurunkan Clock Speed pada Prosesor. biasanya dengan menginstall Set CPU (root).
Sampai saat ini penurunan clock speed prosesor masih diperdebatkan di forum
forum android apakah memang efektif atau tidak, ada sebagian yang mengangap cara ini dapat menghemat batre ada sebagian malah mengatakan aplikasi semacam ini gak berguna dan malah membuat batre smakin cepat habis.
Alasan yang mendukung:
- Dengan menurunkan Clock speed otomatis energi listik yg mengalir ke processor akan semakin kecil.
- Terlebih lagi disaat kita tidak sedang membutuhkan proci besar, misalnya pada saat layar dalam keadaan mati atau pada saat tengah malam kita sedang tidur. pada saat itu tentu kita jelas-jelas sedang tidak memakai tlp jadi buat apa Clock speed sebesar 1 ghz?
Alasan yang menolak:
- Android adalah sebuah platform cerdas, dan semenjak kemunculan enclair (2.1) android mempunyai kemampuan memanagemen prosessor, ram, batrei dll yang lebih baik. pada saat HP tidak dipergunakan, android secara otomatis akan menurunkan energinya ke battery.
- Aplikasi Set CPU yang selalu terus menerus memantau arus ke prosessor dinilai malah akan memakan banyak batrei ujung-ujungnya bukan malah menghemat tapi akan semakin menjadi boros.
- Buat apa kita membeli android 1 ghz yang mahal atau dual core namun pada ujung-ujungnya kita malah munurunkan kemampuannya.